

Kedai-kedai kopi ini merupakan sejumlah franchise bisnis kopi lokal terlaris di Indonesia, dan Anda dapat belajar dari mereka untuk memahami cara memulai bisnis kopi, atau mungkin justru bergabung dengan bisnis waralaba mereka.
Baca Juga: K-Pop dan Kafein Bareng Kopi Chuseyo
Kopi merupakan salah satu bidang bisnis yang sedang booming di Indonesia. Dari kopi bubuk biasa hingga kopi dengan cetakan selfie pada foam dapat menjadi sumber pendapatan Anda. lantas, bagaimana cara memulai bisnis yang sukses? Simak artikel berikut!
First Wave Coffee, atau era awal kopi pada tahun 1800 hanya memproduksi kopi untuk fungsinya yang membangunkan orang. Para produsen hanya fokus untuk menciptakan kemasan yang menarik dan praktis tanpa terlalu memperhatikan kualitas.
Era kedua kopi (Second Wave Coffee) lahir karena protes atas kopi berkualitas buruk yang muncul secara membludak di era pertama. Para pecinta kopi di masa ini menginginkan kopi yang enak, berkualitas serta diketahui dari mana asal-usulnya. Era ini yang memunculkan istilah ‘specialty coffee beans’ karena proses roasting yang membuat orang mulai belajar untuk melahirkan kopi yang lebih spesial dari sebelumnhya.
Pada era ini, kopi telah menjadi bagian dari rutinitas warga, dan sering dikaitkan dengan kegiatan sosial. Kopi era ini juga mendapat kritik karena kopi tidak lagi dikonsumsi untuk rasanya, tapi untuk gaya hidup yang berkaitan dengan kopi.
Third Wave Coffee menjadikan kopi sebagai karya seni, mulai dari hasil jadi, proses roasting, cara penyeduhan, hingga metode penanamannya. Berkat segala upaya ini, kini Anda dapat menemukan kopi dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah per cangkirnya.
Seperti setiap bisnis pada umumnya, Anda akan perlu menyiapkan modal untuk memulai bisnis dari awal. Mulai dari biaya sewa tempat, atau gerobakan, harga mesin pembuat kopi, timbangan, kemasan, dekorasi, renovasi, biaya promosi, furnitur, dan lainnya perlu diperhitungkan dengan baik biaya dan kualitasnya.
Modal ini bisa berasal dari tabungan pribadi, upaya gabungan dari teman yang diajak bisnis, atau juga dari investor. Untuk mendapatkan investor, Anda harus memiliki rencana bisnis yang pasti dan rinci, dan dapat menjelaskannya dengan menarik. Anda harus memiliki rencana pengembangan bisnis, perkiraan bisa kembali modal dalam waktu berapa lama, dan lainnya untuk meyakinkan investor menginvestasikan dana pada bisnis Anda.
Setelah modal ditentukan, Anda juga perlu menentukan aspek-aspek berikut:
Anda perlu menentukan konsumen sebelum menyediakan produk. Temukan preferensi, kebutuhan, masalah, serta inovasi yang akan membedakan Anda dengan pemilik bisnis kopi lainnya. Anda juga dapat menyesuaikan aspek fisik seperti interior kafe atau kemasan produk agar lebih memudahkan target market Anda mengkonsumsi produk.
Anda tentu perlu menentukan lokasi yang strategis dengan memperhatikan kesediaan budget, kondisi bangunan, bagian interior, dan akses menuju lokasi bagi target market.
Terdapat banyak kelas barista dan hal-hal tentang bisnis kopi yang dapat Anda temukan di internet secara gratis. Jika perlu, ikuti kelas cara memulai bisnis kopi yang memberi sertifikasi valid untuk menambah kredibilitas bisnis Anda.
Salah satu cara memulai bisnis yang tepat adalah dengan memadumadankannya dengan konsep yang menarik. Kedai kopi dengan konsep vintage, Western, hingga Korea telah dikenal oleh banyak warga Indonesia karena visual, penyajian, dan menu yang menarik. Sertelah menentukan konsep, upayakan agar konsep tersebut diaplikasikan secara konsisten dan merata. Jika Anda menggunakan konsep Korea, maka bangunan, furnitur, dekorasi, mesin kopi, dan lainnya harus memiliki kesan budaya Korea.
Kopi Chuseyo merupakan kedai kopi dengan hub komunitas KPop pertama di Indonesia, dan Kopi Janji Jiwa sering berkolaborasi dengan bidang dan brand lain. Anda perlu menentukan satu aspek dari bisnis kopi Anda yang membuat Anda lebih menonjol dari bisnis kopi lainnya. Signature atau ciri khas ini dapat berupa menu unik, nama yang berkarisma, kemasan yang tidak biasa, atau lain sebagainya.
Supplier atau pemasok adalah salah satu aspek terpenting karena memiliki hubungan langsung dengan produk bisnis Anda. Bekerjasamalah dengan pemasok yang terpercaya dan berkualitas sehingga Anda juga akan menghasilkan produk yang dapat bersaing di pasar.
Istilah ‘tak kenal maka tak sayang’ datang dari kecenderungan orang untuk memilih sesuatu yang telah mereka dengar atau ketahui sebelumnya. Untuk mengenalkan bisnis pada pasar, Anda perlu mempromosikan produk, brand, dan bisnis Anda untuk dapat meraih banyak calon konsumen. Beberapa cara promosi yang dapat Anda mulai adalah:
Dalam era industri 4.0, media sosial banyak dipakai untuk menyambungkan banyak orang dalam sejumlah platform. Anda bisa memanfaatkan media tersebut untuk promosi dengan menggunggah konten berkualitas secara rutin, juga bekerjasama dengan platform makanan digital seperti Grabfood atau Shopeefood.
Anda dapat mengadakan acara offline untuk mengundang komunitas sekitar untuk mengunjungi lokasi bisnis Anda, mulai dari potongan harga dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa, menyelenggarakan konser, hingga berbagai macam acara lainnya.
Berikut adalah cara memulai bisnis kopi serta tips untuk mempromosikannya. Jika ragu untuk memulai dari awal, Anda juga dapat bergabung dengan franchise bisnis kopi seperti Kopi Chuseyo yang menyediakan pelatihan bagi pemula bisnis, sehingga Anda juga akan mempelajari cara bisnis serta pemasaran dari franchise yang telah memiliki brand terpercaya dan dikenal secara nasional.
Baca Juga: 9 Varian Kopi Korea, KPopers Wajib Coba!
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise kopi ala korea PT Kopi Oppa Korea (Kopi Chuseyo) dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!