

Kopi korea dengan nama Kopi Chuseyo pertama kali hadir di Gading Serpong, Tangerang pada 2019. Eksistensinya sebagai brand kedai kopi korea di Indonesia tak perlu diragukan. Tentunya ada banyak cerita di balik kesuksesan brand kedai kopi korea ini.
Baca Juga: Berencana Buka Usaha Coffee Shop? Perhatikan 4 Hal Ini!
Daniel Hermansyah, CEO Kopi Chuseyo, membagikan cerita di balik hadirnya bisnis ini. Mengangkat tema “The Only K-Hub in The Nation”, berikut cerita di balik kedai kopi korea legendaris yaitu Kopi Chuseyo.
Untuk memulai bisnis kuliner, Anda perlu memulainya dengan berfokus pada produk. Sayangnya, kebanyakan orang melewatkan tahap ini. Mereka malah langsung berfokus pada branding, yaitu pada pemilihan nama, logo, kemasan, dan sebagainya. Padahal, hal yang paling penting dari bisnis kuliner adalah produk yang barulah diikuti dengan branding.
Nilai jual bisnis kuliner terletak pada cita rasa makanan dan minumannya. Dengan menghasilkan produk bercita rasa tinggi maka bisnis Anda berpotensi disukai banyak orang. Mengapa? Branding yang baik dapat membuat sebuah produk terkenal dan dicicipi oleh banyak orang. Namun, jika produk tersebut tidak enak, maka pelanggan tidak akan kembali.
Nah, berikut ini 2 kunci penting yang bisa Anda petik dari cerita produk
Anda perlu menguji cita rasa produk makanan dan minuman Anda. Tidak perlu membuat produk yang paling enak karena rasa itu soal preferensi. Namun, alangkah baiknya untuk membagikan tester pada masyarakat sekitar lokasi usaha untuk mengetahui preferensi rasa. Anda sebagai pelaku bisnis harus paham betul tentang produk dan tanggapan cita rasanya di lidah pelanggan.
Pada awal Anda membuka gerai, sebaiknya tidak perlu merilis terlalu banyak menu. Pasalnya, menyajikan banyak menu tentu menguras biaya research and development (RnD). Sebaiknya, Anda berfokus pada sedkikit menu yang sudah pasti enak sebagai perkenalan ke masyarakat.
Anda bisa menjadikan Kopi Chuseyo sebagai contoh. Bisnis kopi ini pada awalnya memulai hanya dengan 5 menu minuman. Seiring berjalannya waktu, bisnis kopi ini terus mengembangkan menu baru untuk membuat pelanggan tidak bosan. Jadi kesimpulannya, buatlah produk yang enak!
Nah, setelah berhasil membuat produk yang enak, Anda bisa beralih pada tahap berikutnya yaitu branding. Peran brand adalah menunjukkan karakter bisnis kuliner Anda, seperti misalnya bisnis kopi dari Kopi Chuseyo.
Kopi Chuseyo mengambil tema budaya kopi Korea Selatan yang menjadi daya tarik tersendiri. Target yang dibidiknya pun cenderung unik tetapi memiliki jumlah yang banyak. Bisnis kopi ini membidik para K-Popers alias penggemar budaya Korea Selatan di Indonesia, bukan hanya pecinta kopi.
Dengan membidik target tersebut, Kopi Chuseyo hadir dengan branding ala Korea Selatan. Kopi Chuseyo memiliki logo yang fluid dan menggunakan warna pink, yang berbeda dengan logo kopi lain yang terkesan tegas, rustic dan warna dominan gelap. Packaging Kopi Chuseyo juga dikesankan lucu dan ada huruf Hangul korea.
Baca Juga: 3 Tips Agar Franchise Kopi Anda Berjalan Optimal
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise minuman kekinian ala korea Kopi Chuseyo dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!