

Makanan-makanan tersebut adalah makanan Korea yang umum dinikmati oleh masyarakat Indonesia juga sehingga sering menjadi peluang bisnis.
Baca Juga: 3 Menu Makanan Ala Korea yang Patut Dicoba untuk Bisnis Waralaba Kopi Milik Anda
Namun tahukah Anda ada juga makanan Korea yang populer di negeri asalnya, namun belum terdengar atau jarang tampil di media? Menu-menu berikut mungkin dapat menjadi tantangan kuliner terbaru Anda!
Korean Grilled Cheese Lobster adalah salah satu menu terunik, termahal di Korea Selatan karena penggunaan lobster segar sebagai bahan utama. Meski masuk kategori makanan jalanan, satu porsi menu ini berkisar dalam harga 15.000 Won atau setara dengan hampir Rp.190.000.
Termasuk seafood, makanan Korea yang terbuat dari cacing sendok ini cukup unik terutama jika Anda belum pernah melihat hewan dengan bentuk serupa seperti alat kelamin ini. Cacing sendok dipotong hidup-hidup, dan langsung disajikan. Tekstur dari gaebul cenderung kenyal dengan rasa asin khas hewan laut.
Gejang berbahan dasar kepiting mentah yang dibumbui dengan kecap asin atau saus berbasis bubuk cabai. Makanan ini umum ditemukan di Provinsi Gyeongsang, Jeolla, dan Jeju.
Gyeran-jjim adalah telur kukus dengan campuran kaldu, udang, dan daun bawang, cukup mirip dengan jajanan lokal Indonesia. Penjaja makanan ini akan memasukkan beberapa telur ke dalam mangkuk untuk dikocok dan diberi beberapa tambahan bahan makanan di atas. Nantinya telur ini akan dimasukkan ke dalam hotpot untuk dikukus. Warga Korea sering menyantap jajanan ini dicampur dengan sedikit kecap asin.
Makanan ini adalah gurita kecil mentah yang dipotong kecil-kecil dan diberikan minyak sertta biji wijen. Karena tidak dimasak, Sannakji harus dimakan dengan berhati-hati agar daging gurita yang masih aktif sarafnya dapat bergerak sendiri dan membuat Anda tersedak..
Mungkin Anda pernah melihat masakan dari ulat, tapi bagaiamana dengan kepompong? Boendegi adalah kepompong ulat sutra dengan dikukus atau rebus yang memiliki rasa yang sedikit juicy. Boendegi sangat mirip dengan bentuk biji kopi, jadi Anda perlu memperhatikan apa yang Anda beli.
Makanan Korea ini hanya ada di daerah Busan, sekitar Pantai Haeundae. Belut panggang ini bisa Anda temukan sebagaii jajanan pinggir jalan, ada pula di restoran yang menyajikannya bersama nasi putih hangat.
Sangat menantang bukan? Makanan ini dijual bebas di Korea, sehingga tentunya cukup aman dan ramah dengan lidah banyak orang meski dengan bahan-bahan yang cukup eksentrik. Bisa jadi salah satu menu di atas akan menjadi favorit Anda.
Bagi Anda yang belum pernah mencoba menu Korea, Anda dapat memulainya dengan hidangan-hidangan ringan yang Kopi Chuseyo sajikan. Kopi Chuseyo adalah bisnis franchise kopi yang mengambil tema Kpop untuk menarik minat komunitas pecinta Kpop di Indonesia. Upaya ini juga dilakukan melalui makanan dan minuman ala Korea agar konsisten dengan brand mereka.
Baca Juga: 5 Ide Makanan Korea yang Mudah Dibuat
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise minuman kekinian ala korea Kopi Chuseyo dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi Kopi Chuseyo sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!