

Bukan rahasia umum bahwa bisnis franchise kopi punya kelebihan tersendiri, yaitu peluang dan kepraktisan yang lebih besar dibandingkan dengan bisnis rintisan sendiri. Pasalnya, bisnis model ini didasari oleh persiapan yang sudah matang oleh perusahaan. Mulai dari pemilihan lokasi, pelatihan karyawan, pencarian pemasok bahan baku dan lainnya. Tak bisa dipungkiri bisnis franchise bisa dijalankan tanpa merepotkan Anda.
Baca Juga: Cafe Chuseyo Bagikan 5 Rahasia Keberhasilannya
Tak hanya itu, umumnya bisnis franchise sudah memiliki nama atau merek (brand) yang sudah kuat. Banyak masyarakat yang sudah mengenal (aware) terhadap bisnis franchise tersebut. Hal ini tentu menguntungkan bagi Anda sebab bisa menghemat biaya promosi. Pasalnya, dengan merintis bisnis dari nol diperlukan upaya pemasaran atau promosi dengan biaya yang tak kecil. Dengan franchise, Anda tak perlu repot-repot melakukannya. Bahkan target pasar yaitu masyarakat sekitar bisa saja sudah menantikan kehadiran franchise tersebut di daerahnya.
Untuk bergabung dengan program kemitraan (franchise), diperlukan beberapa biaya. Antara lain adalah franchise fee, royalty fee, dan biaya lain-lain kepada pemberi waralaba (franchisor). Jumlah biaya tersebut tentu beragam dan bergantung pada besar kecilnya perusahaan franchisor. Lakukan riset untuk menentukan biaya yang pas dengan anggaran Anda. Namun, sebelum itu Anda perlu mempelajari 4 ide FnB yang layak dijadikan franchise.
Franchise kopi adalah ide pertama yang paling direkomendasikan. Tak bisa dipungkiri bahwa kopi memiliki pangsa pasar yang besar di Indonesia. Mulai dari kopi hitam pekat hingga kopi susu, banyak orang Indonesia yang menjadikan minuman ini sebagai primadona. Bahkan kini muncul inovasi kopi kekinian yang menawarkan campuran dengan gula aren, bubble, atau pandan. Bisnis franchise kopi ini pun menawarkan produk yang menyasar pada kalangan menengah, bawah hingga kalangan atas. Tentunya dengan perbedaan target pasar, harga kemitraan franchise kopi yang ditawarkan pun berbeda.
Salah satunya adalah Kopi Chuseyo yang menawarkan paket kemitraan dengan harga bersaing. Dengan konsep yang unik, bisnis ini tergolong populer di kalangan anak muda terutama penggemar K-Pop. Luasnya target pasar Kopi Chuseyo membuat para franchisee-nya cepat mendapatkan balik modal.
Berikutnya ada ide franchise dengan bahan yaitu olahan daging. Makanan ini menjadi idola banyak orang di berbagai daerah. Bisa dibilang bakso ini merupakan jajanan favorit masyarakat Indonesia. Anda bisa dengan mudah menemukan penjual bakso di level gerobak, warung kecil, hingga ke restoran besar. Tentunya, paket kemitraan bakso ini menjadi menarik karena jumlah pelanggannya tidak akan surut.
Ketiga adalah dimsum. Bagi yang belum tahu apa itu dimsum, makanan ini adalah camilan asal China khas Hokkien yang disajikan dalam keranjang bambu. Makanan ini di awal kemunculannya dikenal sebagai makanan mahal yang bisa dicicipi di hotel atau restoran mewah. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak orang yang mengolah dimsum ini menjadi lebih merakyat. Kini dimsum bisa ditemui di pinggir jalan, dari kaki lima hingga warung kecil. Peluang franchise dimsum pun sangat menggiurkan.
Terakhir adalah franchise thai tea. Banyak orang yang sudah mengetahui minuman susu teh dari Thailand yang sempat hits di kalangan milenial. Berbeda dengan teh pada umumnya, Thai tea memiliki aroma lebih kuat, kaya akan aroma vanilla yang menyegarkan, warna yang pekat, dan memiliki citarasa yang manis, gurih, juga creamy pada saat bersamaan. Sudah banyak franchise thai tea yang tersebar di berbagai daerah. Anda bisa memulainya juga.
Baca Juga: Bisnis Franchise Minuman Ala Cafe Korea? In 4 Tipsnya
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise minuman kekinian ala korea PT Kopi Oppa Korea (Kopi Chuseyo) dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!